Postingan

Menampilkan postingan dengan label me

[ Cerita Panjang ] : Jangan Baca Kalau Males Baca

Gambar
“Kamu ngerasa nggak sih, kalau seiring umur kita bertambah, cobaan hidup yang kita rasain tu semakin gedhe? Kek levelnya naik gitu,” (Mbak Rita, tetangga kos gang kecil, 2016). K atanya, ketika orang udah masuk usia 20-an, akan ada suatu momen di mana batinnya tertekan, pikirannya terbebani, dan akhirnya ngaruh ke fisik. Rasanya nggak mood ngapa-ngapain. Segala macam makanan nggak masuk, ketawa rasanya hambar, bahkan punya tugas setumpuk nggak mau nyentuh sedikit pun. Hal besar itu begitu berpengaruh; yakni segala pertanyaan atau gejolak yang muncul dari dalam dirinya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan yang menyoal tentang: eksistensi, tujuan, dan evaluasi hidup. “Sebenernya aku hidup tu buat apa?” “Aku hidup ngapain, sih?” “Apa yang aku lakuin ini tu udah bener belum?” “Yang aku lakuin selama sekian-tahun ini tu apa aja?” Apakah pertanyaan-pertanyaan ini yang membayangiku selama berminggu-minggu ini? Sebaiknya, aku bercerita dulu apa yang terjadi padaku bel...

[Ngoceh] : Ini Ngigau Atau Apa... Entah

Ketika pada nyatanya, hidupmu tak se- wonderfull cerita-cerita yang selama ini kau tulis, bagaimana perasaanmu? Adalah aku, berkali-kali merajut kalimat untuk mengeluarkan kisah-kisah yang hidup dalam pikiranku. Berkali-kali cerita seru, menegangkan, bahkan menye-menye aku tulis dengan penuh perasaan. Tak jarang aku tertawa ataupun menangis gara-gara tulisanku sendiri. Dan betapa... hidup tokoh-tokoh khayalanku itu indah... pada akhirnya. Their daily life is never flat . Kemudian, bagaimana dengan hidupku sendiri? Menanyakan itu pada diriku sendiri membuatku tersenyum kecut. Abstrak. Sulit dijelaskan. Karena apa ya? Konflik hidupku... itu-itu aja. Suatu saat, aku membayangkan bahwa aku adalah seorang tokoh utama dari sebuah novel yang dikarang oleh seseorang. Aku penasaran... kira-kira, akhir seperti apa yang pantas untukku? Dan sebenarnya... kisah yang aku lalui ini termasuk genre apa? Inspiratif, kah? Religi? Komedi? Atau malah Romance? Jikalau hidupku ini t...

[Ngoceh] : Cerita (Singkat) Awal Semester

Mungkin... kebosanan ini dikarenakan kepasifanku. Mungkin juga karena kemalasanku.... Atau... ketidaknyamananku terhadap lingkungan baru? Kamis, 8 Oktober 2015 Sudah lama hari-hari yang terlewati ini kusimpan sendiri. Bukan karena tidak ada hal seru yang bisa kubagi. Melainkan karena ada banyaaak sekali hal yang terlalu luar biasa untuk  dituangkan. Terlalu terbatas kosa kata manusia untuk menceritakan jalan cerita di awal semester yang sungguh sangat spekta ini. Halah. Sorry, sorry ... itu tadi efek sifat (sok) seriusku selama jadi mahasiswa yang kebawa-bawa sampai sini. (Ngek, emang kamu pernah serius gitu, Rin?) Ya maunya sih serius, tapi tetep aja lama-lama sifat tololnya keluar. Baca paragraf pertama lagi, jadi geli sama bahasanya -_- Tapi beneran deh, jadi maba itu memang luar biasa! Seiring banyaknya kegiatan demi kegiatan yang terlaksana, semakin banyak keluarga baru yang terbentuk. Mulai dari Ospek, sampai hari ini. Keluarga ATS Fibonacci Satelit...

[Ngoceh] Semacam Klarifikasi

Gambar
Untuk kedua kalinya, deretan baju-baju perempuan membuatku kecewa. Apakah sudah tidak ada model baju yang simpel, tapi fashionable . Berkali-kali aku mengitari area pakaian perempuan, tapi yang kutemukan tidak sesuai yang aku cari. Apa ya? Terlalu wah dan heboh. Menurutku. Dan bagiku. Beberapa hari yang lalu aku pergi ke suatu toko, cari-carilah. Lumayankan Mamak lagi bolong. Lagian aku juga butuh me- restock pakaian-pakaianku. Walau itu hanya sedikit demi sedikit, satu kali seminggu (eh terlalu mupeng) atau sebulan.  Pertama yang kutuju adalah deretan kemeja. Namun nihil, aku tidak menemukan kemeja-kemeja yang biasa tergantung rapi di tempatnya. Justru kaos-kaos yang kutemukan. Maka aku berputar-putar untuk menemukannya. Aku garuk-garuk kepala, ternyata tatanan toko itu ganti. Membuatku sedikit sulit untuk menemukan barang dengan kategori tertentu. Perempuan dan laki-laki pun sudah memiliki area masing-masing. Tidak beruntungnya, aku datang setelah lebaran. So , banyak ga...

Niat

Hebat! Selama berbulan-bulan Rini hilang dari peradaban! Ke manakah dia selama ini? Tak lain karena sekarang dia udah jadi mahasiswa. Sibuk ngurusin urusan maba gitu :3 Halah. Orang males mah alesannya gitu :p Oke, di ramadhan yang ke-24 ini (bener nggak sih) Rini mau ngucapin terimakasih kepada semuanya. Blogger. (Yang jadi bukti sejarah tertulis bahwa Rini pernah ada di dunia) Medsos. (Penghibur di kala senggangku, dan penghubungku dg orang-orang yg tak kukenal di dunia nyata) Laptop. (Yang setia selalu menemaniku menulis proyek-proyekku. Ohh... Sekarang kamu udah nggak sering kujamah lagi. Kamu terlalu bobrok maaf) Hp buluk...

[ Ngoceh ] : Ngomongin Proyek

Gambar
Voila! Akhirnya, Rini datang kembali dengan pesona yang tak pernah mati. (muntah berjamaah) Akhirnya Ujian Nasional sudah berlalu. Awal-awal libur sih masih biasa, masih bisa menikmati. Tapi makin ke sini, kok makin mboseni ? Setiap kali beroleh kesempatan sendiri, selalu saja pikiran ini terbayang-bayang oleh masa-masa yang sudah berlalu. Rasanya otak dan hati campur aduk. Seneng? Bahagia? Sedih? Galau? Bingung? Entahlah. Mungkin percampuran antara semuanya. Dan aku kemudian berpikir... hei! Hal besar apa yang sudah kulakukan di SMA ini? Dan aku mulai merasa payah ketika kutemukan jawaban : nothing . Minggu-minggu setelah Ujian Nasional, aku malah sering merenung.   Seperti berpikir... sumpah?? Ini udah selese!?? Aku nggak lagi lucid kan, yaa? Di mana ini adalah mimpi dan aku bisa mengatur mimpi ini sekehendakku, seperti yang kulakukan saat ini . Tapi ketika kutanyakan kepada teman-teman pertanyaan yang sama, mereka bilang : BENERAN! KITA UDAH NGGAK SEKOLAH LAGI! ...

[Ngoceh] : Pilihan?

Gambar
Apa salahku sejak awal tidak memiliki cita-cita besar? Akhir kelas XII ini, lebih sering merenung... dalam hal apapun! Tentang masa-masa yang sudah berlalu, tentang perjuangan di masa putih abu-abu, ujian, kuliah, nasib, masa depan bahkan jodoh. Eh (Abaikan yang terakhir). Masa SMA itu... masa yang apabila dikenang, memiliki kesan tersendiri. Di sini aku nemuin temen, jati diri, dan pandangan hidup yang sesungguhnya. Di awal masuk masih banyak sih yang labil, termasuk aku mungkin. Tapi makin ke sini, ternyata setiap pribadi mulai punya prinsip masing-masing. Termasuk prinsip dalam menentukan jalan hidup *astaga apa lagi ini* Pokoknya, kedewasaannya anak-anak SMA itu bisa aku lihat dan rasakan di akhir kelas tiga. Beneran. Walau pada kenyataannya masih alay-alay gitu, seenggaknya mereka udah bisa nentuin pilihan. Kapan waktunya jalan pas di lampu merah atau sekadar nentuin waktu yang tepat buat PDKT sama orang yang diincer sejak pertama kali menginjakkan kaki di gedung SMA. Ha...

Catatan Telat Akhir Tahun

Gambar
Halo :) Pas lihat tanggal, ternyata ini udah 2015. SELAMAT TAHUN BARU! Walau telat, tapi nggak apa-apa, dong ~tsahh Lihat blog archieve, aku termenung. Selama dua bulan aku nggak posting apa-apa ternyata. Dan semoga tidak ada yang merindukan aku. Halah. Apa pentingmu sih?! Oke, sebenarnya tulisan ini lebih ngeh kalau diposting pas tahun baru kemaren. Tapi karena kondisi tidak memungkinkan (karena ketika tahun baru kemarin justru disambut dg TO PEMDA 2 yang cukup gila) maka sekaranglah aku memperoleh kesempatan ini. Kenapa lebih tepat diposting pas tahun baru? Karena ini semacam evaluasi gitu Bukan evaluasi untuk diriku sendiri sih, tapi untuk proyek-proyek menulisku, baik yang sukses rampung, mangkrak, atau bahkan gatot. So, ini dia! 1. AX4E  Boleh dibilang, ini proyek yang paling berharga. Betapa untuk menyelesaikannya butuh perjuangan yang mahadahsyat. Bertempur dengan kemalasan, kepesimisan, dan kondisi lingkungan sekitar. Rencananya, cerita yang ada di AX4E aku buat b...

SO7 : Pertama dan Selamanya

Gambar
Diakui atau tidak, semua orang pasti pernah yang namanya ngefans sama orang. Melewati masa-masa mengagumi idol, mengimitasi, mengikuti, bahkan memuja tokoh-tokoh terkenal yang biasanya sejenis artis atau penyanyi. Buatku ngefans sama orang itu wajar-wajar aja. Kenapa? Karena aku pernah ada di posisi mereka :p Sheila On 7? Sebenarnya ngefansku pada mereka terjadi secara tidak sengaja. Berawal dari kelas tujuh SMP, waktu itu guru Bahasa Indonesia nyuruh kami buat nulis surat untuk idola. Aku yang notebene nggak mengikuti perkembangan zaman, bahkan penentang aliran idolisme garis keras, langsung bingung, panik, gigit jari, sampai pengen jambak rambut kuntilanak saking frustasinya. Aku bener-bener nggak punya idola waktu itu selain Rasul dan Bapakku. Sumvih! Masak iya nulis surat buat Rasul? Rasul emang bisa Bahasa Indonesia? Lagipula beliau sudah meninggal sejak berabad-abad lamanya. Nulis surat buat Bapak? Hello... syaratnya kan orang terkenal... siapa coba yang kena...

[ Inilah Aku! ] : Lakukanlah Walau Sampai Terkesot-Kesot

Gambar
Pening begitu kuat aku rasakan. Jari-jariku seakan ingin lepas dari telapakku. Begitu pegal amat-sangat. Punggungku begitu remuk. Seakan tak kuat lagi untuk menegakkan badanku. Namun semua itu aku tahan. Terus aku tahan sampai selesai nanti. Aku tak peduli. Yang penting... ini semua harus jadi. Malam ini! Aku tetap bertahan, terus bertahan, hingga akhirnya... huaahhh. Akhirnya! Selesai! Oke, itu alay. Tapi siapa yang tahu sob kalau semua itu pernah engkau rasakan? Kalian rasakan!? Menyelesaikan segala sesuatu harus pada saat itu. Yang tadi itu adalah aktivitasku. Target menulisku. Aku bertekad pada suatu pagi, hari ini pasti rampung! Padahal nih... baru sampai klimaks. Gila banget, kan? Gimana coba penyelesaiannya? Tapi, hari ini ya hari ini. Tak paksain ni otak. Juga jari, beserta tubuhku. Semua! Mereka kuajak bersusah payah merampungkan novelku. Kurang kerjaan banget, kan? Besok pagi aja bisa. Kan masih ada libur seminggu lebih tu. Eeitts! Komitmen ya tetap komitmen. Yah....