Postingan

Menampilkan postingan dengan label inspirasi

[ Ngoceh ] : Nggak Penting-Tinggal, Nggak Guna-Buang

Gambar
Odong adalah aku… Yang berulangkali meninggalkan kacamata, Ponsel. Flashdisk, Dan… Printilan-printilan benda kecil, tapi penting. Odong adalah aku Yang nggak sadar kalau benda-benda itu kutinggalkan, Musnah dari genggaman! Tulisan ini saya dedikasikan untuk semua hal yang saya sia-siakan… Sendal kedodoran punya bapak, yang katanya mahal, yang saya tinggal berhari-hari di suatu tempat, yang ketika saya ingat mau mengambilnya, ternyata sudah tidak ada Kacamata yang sudah wassalam, tertinggal di ruang audio visual laboratorium FMIPA UNY, Yang kini sudah terganti dengan kacamata biru yang saya cintai tapi saya tinggalkan di Mushola Al-Furqon siang ini… yang sempat   inget mau ambil tapi lupa lagi, Flashdisk otg 16 giga yang begitu saya banggakan… yang pernah hilang meski saya ganduli gantungan kunci dari luar negeri dan saya rawat seperti anak sendiri. Setelah itu, saya gantungin flashdisk itu pake tali putih-biar mudah teridentifikasi, yang setelah...

[ Ngoceh ] : Are You Crazy Looking for Something That Doesn't Know Where to Look Called "Judul Skripsi"?

Gambar
Semakin diurai semakin abstrak Kemana dan bagaimana saya harus membuat ini semua jelas tanpa keraguan? Setiap kepala ini terkoneksi dengan hal itu, ada aliran yang seperti menyengat Menyulut urat-urat Bergolak hebat Bergumul dalam dada dan melemahkan yang sebelumnya kuat Harus mendekam ke mana lagikah saya? Atau… Harus berguling-guling seperti apakah saya? Jika boleh saya mengatakan sesuatu padamu: Bisakah kamu datang dengan anggun dan elegan? Saya akan berusaha menjemput atau pun menunggumu dengan sabar Asal ketika kita bertemu, kamu memang yang terbaik dan tidak sedikit pun menyulitkan aku (Ansito Rini, dalam kebingungan dan ketidakwarasan mental) Apakah kamu termasuk mahasiswa semeter tua? Emm, sebaiknya kita definisikan dulu mahasiswa semeter tua di sini, atau… kita batasi dulu mahasiswa tua yang dimaksud itu yang bagaimana. Hm. Oke. Sepertinya aku sudah mulai terkena dampak proposal skripsi. Kamu mahasiswa semester enam? Mahasiswa y...

[ Cerita Panjang ] : Jangan Baca Kalau Males Baca

Gambar
“Kamu ngerasa nggak sih, kalau seiring umur kita bertambah, cobaan hidup yang kita rasain tu semakin gedhe? Kek levelnya naik gitu,” (Mbak Rita, tetangga kos gang kecil, 2016). K atanya, ketika orang udah masuk usia 20-an, akan ada suatu momen di mana batinnya tertekan, pikirannya terbebani, dan akhirnya ngaruh ke fisik. Rasanya nggak mood ngapa-ngapain. Segala macam makanan nggak masuk, ketawa rasanya hambar, bahkan punya tugas setumpuk nggak mau nyentuh sedikit pun. Hal besar itu begitu berpengaruh; yakni segala pertanyaan atau gejolak yang muncul dari dalam dirinya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan yang menyoal tentang: eksistensi, tujuan, dan evaluasi hidup. “Sebenernya aku hidup tu buat apa?” “Aku hidup ngapain, sih?” “Apa yang aku lakuin ini tu udah bener belum?” “Yang aku lakuin selama sekian-tahun ini tu apa aja?” Apakah pertanyaan-pertanyaan ini yang membayangiku selama berminggu-minggu ini? Sebaiknya, aku bercerita dulu apa yang terjadi padaku bel...

[Ngoceh] : Stay Posthink!

Gambar
Setiap orang punya pilihan hidup masing-masing. Pilihan dalam hal cara pandang, cara menghadapi masalah, cara bergaul, berteman, apapun. Dan… kita nggak bisa nyalahin orang lain atas apa yang mereka pilih. Kita cuma bisa ngarahin dia pada suatu pilihan yang baik menurut sudut pandang keilahian. Uweee. Apa sih. Bentar, bentar. Maaf udah ngebuat temen-temen semua mengernyitkan dahi karena paragraf yang njlimet itu. Kalau nyambung ya syukur, kalau enggak ya ngga papa. (Mulai nggak penting). Ehm. Pernah nggak punya pandangan dan cara menyikapi suatu hal yang berbeda dari orang lain? Dan ketika kamu lakuin itu… rasanya… seperti ada yang membisiki bahwa kamu… beda dari orang-orang di sekitarmu. Kamu beda. Kamu beda. Parahnya, timbul pemikiran bahwa kamu nggak layak bersama atau tetap berada di tengah-tengah mereka lagi. Sering hati kamu berontak, merasa tidak nyaman berlama-lama dengan mereka. Sesungguhnya… siapa yang salah? Kamu… atau mereka yang tak mampu menjadi ...

Sepenggal Cerita di Suatu Tempat

Kawan, izinkan aku menceritakan sebuah kisah. Bukan. Lebih kepada seseorang. Bahwa di sebuah kampus tempatku menimba ilmu, ada sebuah tempat para mahasiswa-mahasiswa memuaskan perut mereka. Sebut saja tempat itu foodcourt. Kesenjangan pengunjung dapat dilihat dengan mudah. Yang laris terlalu laris (sampai beberapa kali harus menunggu lama banget-nget-nget saking antri pesanannya), dan yang sepi juga terlalu sepi. Sampai kau tahu kawan? Baru saja aku berdiri di depan kedai mereka, si penjual dengan ramah lagi riang gembira menyambutku, menanyakan dengan perhatian terhadap apa yang ingin kupesan. Hmm. Itu sedikit membuatku... ternyuh. Dan kawan, ada beberapa yang seperti itu memang. Riil. Nyata. Sungguhan. Bener. Suwer. Namun, ada satu yang membuatku terkesan. Membuatku hatiku terasa tentram karena bahagia ketika mengingatnya. Yah, memang seperti itu kan kebaikan? Menenangkan dan membuat bahagia walau kita bukan sebagai pelaku atau sasaran kebaikan itu. Melihat orang berbuat baik saj...